

Batubulan, 8 Agustus 2026 — Desa Adat Dlod Tukad menjalin kerja sama dengan Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali dalam upaya mendukung digitalisasi tata kelola administrasi dan pendataan krama desa adat.
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan mahasiswa Kerja Praktek Program Studi Informatika FST UPMI Bali kepada Desa Adat Dlod Tukad. Penyerahan mahasiswa ini menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi Kampus Berdampak, dengan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan masyarakat serta menerapkan kompetensi yang diperoleh selama proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Kerja sama antara Desa Adat Dlod Tukad dan Prodi Informatika FST UPMI Bali ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang melibatkan prajuru Desa Adat Dlod Tukad dan pihak akademisi UPMI Bali. Kolaborasi ini diarahkan pada pengembangan tata kelola pendataan krama adat yang lebih terstruktur, akurat, dan berbasis teknologi digital.
Bandesa Adat Dlod Tukad, Ketut Birawa, menyampaikan bahwa pendataan krama desa adat merupakan bagian penting dalam mendukung tata kelola desa adat. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, proses pendataan diharapkan dapat dilakukan secara lebih sistematis sehingga mampu mendukung kebutuhan administrasi dan pengambilan kebijakan di lingkungan desa adat.
Sementara itu, Kaprodi Informatika FST UPMI Bali, Ir. I Kadek Juni Arta, S.Kom., M.Kom., IPP., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembelajaran yang diarahkan untuk memberikan dampak kepada masyarakat.
“Mahasiswa melalui kegiatan Kerja Praktek diberikan kesempatan untuk belajar sekaligus berkontribusi secara langsung di masyarakat. Mereka dapat menerapkan kompetensi Informatika yang dimiliki dalam mengidentifikasi kebutuhan, mengolah data, mengembangkan solusi, dan membantu penerapan teknologi sesuai kebutuhan Desa Adat,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, yaitu mendorong keterlibatan mahasiswa dalam berbagai persoalan nyata di masyarakat sehingga proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mitra dan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UPMI Bali, Dr. I Gusti Putu Ngurah Adi Santika, S.Pd., M.Fis., serta dosen-dosen di lingkungan Program Studi Informatika FST UPMI Bali.
Kehadiran pimpinan fakultas dan dosen menunjukkan dukungan institusi terhadap pelaksanaan pembelajaran berbasis pengalaman serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kerja sama ini mencakup proses pengumpulan data, validasi data, hingga pengembangan sistem digital yang dapat digunakan untuk menyimpan dan mengelola informasi krama adat secara lebih terintegrasi. Tim Prodi Informatika juga memberikan pendampingan dan pelatihan kepada perangkat desa adat dalam pemanfaatan sistem tersebut.
Selain memberikan pengalaman profesional kepada mahasiswa, kegiatan Kerja Praktek di Desa Adat Dlod Tukad diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknis, komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan tanggung jawab profesional.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghubungkan proses pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Pengembangan Sistem Informasi Desa Adat (SIDAT) menjadi salah satu bentuk solusi teknologi yang diarahkan untuk membantu pengelolaan data krama secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui kerja sama tersebut, Desa Adat Dlod Tukad dan Prodi Informatika FST UPMI Bali diharapkan dapat terus membangun sinergi dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung tata kelola desa adat, sekaligus menghadirkan pengalaman pembelajaran mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
FST UPMI Bali — Kampus Berdampak, Mahasiswa Berkarya, Masyarakat Merasakan Manfaat.